artikel

Mengamati Kucing dan Anjing Minum

Kucing Minum (Sumber Gambar: MaxPixel’s contributors dalam bobo.grid.id)

 

Pernahkah Anda mengamati kucing atau anjing minum? Mereka tidak menghirup (menyeruput) air dari bejana atau penampungan air lainnya tetapi mereka kelihatan hanya menjilat. Barangkali saya dan Anda penasaran. Mereka minum dengan cara seperti menjilat, apakah rasa haus mereka terobati? Sebab, jika saya minum, dengan meneguk atau menghirup air dari gelas, selain dahaga terobati, perut pun terasa “kenyang”.

Cara Kucing Minum Air

Sebagaimana dilansir antaranews, pada tahun 2010 para insinyur dari Princeton University dan Massachusetts Institute of Technology menemukan bahwa kucing menjilat air dengan menyentuhkan lidah ke permukaan air dan menarik satu kulum air dengen kecepatan luar biasa yakni satu meter per detik. Sebelum air jatuh, dengan sigapnya ia menutup mulut dan menelannya. Demikian ia melakukannya berulang kali.

Mengapa kucing menjilat air minumnya dan bukan menyedotnya? Rupanya kucing tidak seperti manusia. Kucing tak dapat menutup mulut. Pantas saja ia tidak dapat menghirup air melalui mulutnya layaknya kita.

Menarik sekali penjelasan kittykrafty.com bahwa kucing rumahan dan kucing liar seperti halnya harimau, menyeimbangkan daya tarik bumi dan kelembaman saat mereka menyedot cairan. Sebelumnya, para ilmuwan menilai bahwa bahwa ketika kucing memasukkan lidah mereka ke dalam mangkuk cairan, permukaan lidahnya mula-mula menyentuh cairan, lalu ujungnya yang melengkung seperti huruf J membentuk sejenis sendok besar. Setelah mempelajari cara kucing “minum” berdasarkan rekaman video, akhirnya para peneliti saat ini memutuskan bahwa tidak ada dampak sendok pada lidah kucing, melainkan gerakan lidah yang keluar masuk mulut dengan sangat cepat sehingga tindakan itu membentuk satu lajur cairan.

Selanjutnya kittykrafty menguraikan bahwa dengan melakukan tindakan itu, satu lajur cairan terbentuk di antara lidah kucing yang bergerak dari permukaan cairan. Kucing kemudian menutup mulutnya, dan menjepit ujung lajur cairan agar dapat menikmati minumannya, sekaligus menjaga supaya dagunya tetap kering.

Lajur cairan itu “diciptakan oleh keseimbangan lembut antara daya tarik bumi, yang menarik cairan kembali ke mangkuk, dan kelembaman, yang di dalam ilmu fisika, merujuk kepada kecenderungan cairan atau benda apa pun, terus bergerak di satu arah kecuali kekuatan lain ikut campur”.

Kucing secara insting mengetahui cara dengan cepat menyedot dengan tujuan menyeimbangkan kedua daya itu, dan kapan untuk menutup mulutnya. Jika hewan tersebut menunggu sedetik saja, kekuatan daya tarik bumi akan mengambil alih kelembaman sehingga lajur itu terpecah. Akhirnya, cairan tersebut jatuh lagi ke dalam mangkukdan lidah kucing itu masuk ke dalam mulutnya dalam keadaan kosong”.

 

Cara Anjing Minum Air

Mengutip berita dari merdeka.com bahwa tahun 2014, Sunny Jung dari Virginia Tech menggunakan kamera high-speed untuk memfilmkan anjing yang sedang meminum air dari mangkuk. Mereka lalu memeriksa hal tersebut dengan menjadikan videonya ‘slow-motion‘. Anjing, terlihat jelas membengkokkan lidahnya ke belakang hingga membentuk layaknya sendok sayur. Dengan “sendok” itu, anjing memasukkan air ke mulut.

Seperti halnya kucing, anjing tidak memiliki pipi dan ia tidak bisa menghisap layaknya manusia. Untuk ‘mendorong’ air masuk perutnya, anjing mendorong air ke tenggorokannya dalam bentuk gumpalan, dan sesegera mungkin menelannya. Semua ini terjadi begitu cepat, hanya sepersekian detik saja.

Gambar Tangkap Layar Anjing Minum (Sumber: YouTube)

 

 

Minum dengan Sendok Makan

Saya masih penasaran, apakah dengan menjilat dan “menyendok” air dengan lidahnya, si kucing maupun si anjing dapat terpuaskan rasa dahaganya dan kenyang seperti yang saya rasakan setelah minum satu gelas?

Untuk mengobati rasa penasaran melihat kedua binatang piaraan manusia itu minum, saya pun mencoba meminum air dari cangkir tanpa menghirup. Apakah dengan dengan menjilat? Ha … ha …, tentu saja tidak, lah! Andaipun itu saya lakukan, alih-alih air masuk ke mulut, saya akan kecewa karena air akan tumpah dan berceceran di mana-mana.

Yang saya lakukan adalah dengan minum menggunakan sendok makan. Air dalam cangkir saya ambil sesendok-sesendok lalu saya masukkan ke dalam mulut. Anggaplah gerakan itu seperti gerakan lidah kucing memindahkan air dari bejana. Mula-mula saya meminum sebanyak lima sendok makan. Berhenti sebentar lalu sebanyak sepuluh kali bertuurt-turut saya menyendok dan meminumnya.

 

Gambar: Dokumen Pribadi

 

Ternyata, lima belas sendok air dari cangkir telah berpindah ke mulut dan masuk ke perut. Itu sama halnya dengan mengahbiskan hampir separuh air minum dari dalam cangkir dengan cara menghirup.

Ajaib (tapi bukan sulap loh), hanya dengan mengambil air minum itu sesendok demi sesendok, rasa dahaga saya terobati. Apalagi air itu adalah air kopi dengan kental manis atau biasa disebut kopi susu, perut saya pun terasa agak kenyang.

Akhirnya, saya bisa menyimpulkan. Meskipun hanya minum dengan sendok dan memindahkan air minum dari cangkir ke mulut berulang-ulang, sedikit demi sedikit dahaga mampu teredam dan perut pun terasa kenyang oleh air minum itu.

Mengambil iktibar dari cara minum kucing dan anjing, peribahasa “Sedikit demi sedikit, lama-lama menjadi bukit” saya yakini benar adanya. Meskipun sedikit hal yang kita lakukan namun berulang-ulang akan membawa dampak bagi diri kita. Perbuatan baik berdampak baik dan sebaliknya.

 

Selamat melakukan kebaikan sekecil apa pun, namun berulang-ulang.

PakDSus

 

 

Sumur:
¹https://www.antaranews.com/berita/466101/fisikawan-pecahkan-misteri-cara-minum-kucing-dan-anjing
²https://kittykrafty.com/rahasia-kucing-minum/
³https://www.merdeka.com/teknologi/tanpa-gelas-bagaimana-mekanisme-anjing-dan-kucing-minum.html

Susanto

Pendidik, Ayah 4 Orang Anak, Blogger, Penikmat Musik Keroncong.

7 thoughts on “Mengamati Kucing dan Anjing Minum

  • Alhamdulillaah tambah wawasan pak. Keren

  • Penelitian dan pengamatan yg luar biasa sangat bermanfaat dan menginspirasi. Terima kasih Pak Susanto.
    O ya terima kasih juga atas dukungan like dan subcribenya terhadap bestpractice saya kenaren. Alhamdulillah dpt juara 2 tk kwarda Jateng walau blm bisa terbsik , saya tetap bersyukur. Terima kasih Pak…

  • Ilmiah dan faktual pak D. Terimakasih pak D.

  • Penelitian sederhana dalam kehudupan sehari-hari dan menghasilkan pengetahuan yg luar biasa. Disajikan dalam tulisan yg luar biasa dan sangat menginspirasi.

  • Selalu ada makna dibalik cerita….

  • Tulisan dg pilihan ide yg cermat dan unik

Comments are closed.