artikel

Mengurai CP IPAS Fase B Menjadi TP yang Mudah Dipahami

Ilustrasi perubahan CP

Analisis Capaian Pembelajaran (CP) merupakan tahapan krusial dalam Kurikulum Merdeka yang menentukan arah dan target keberhasilan proses belajar-mengajar.

Dokumen CP IPAS Fase B dirancang secara unik untuk mengintegrasikan domain Sains dan Sosial. Hal ini menuntut pendidik untuk tidak hanya mentransfer pengetahuan (konten) tetapi juga membangun keterampilan inkuiri (proses) yang sistematis dan logis pada diri peserta didik.

Oleh karena itu, bedah tuntas terhadap CP ini menjadi esensial guna memastikan setiap elemen kurikulum diterjemahkan secara tepat, terukur, dan relevan dengan konteks kehidupan nyata siswa.

Keunikan CP IPAS Fase B terletak pada struktur kompetensinya yang ganda, yaitu Pemahaman IPAS dan Keterampilan Proses.

Pemahaman IPAS mencakup konsep-konsep empiris dan sosial, mulai dari fungsi pancaindra hingga isu mitigasi perubahan iklim dan pengelolaan keuangan.

Sementara itu, Keterampilan Proses berfungsi sebagai ruh pembelajaran, memandu siswa untuk mengamati, merencanakan penyelidikan, hingga merefleksi hasil temuan.

Dengan durasi alokasi waktu yang telah diperhitungkan, penting bagi guru untuk memetakan capaian ini secara logis, bergerak dari konsep yang sederhana (Kelas 3) menuju analisis yang lebih kompleks dan penerapan deep learning (Kelas 4), demi mencapai profil lulusan yang sesuai di akhir fase.

Artikel ini menyajikan hasil analisis terhadap CP IPAS Fase B secara sistematis, berfokus pada perumusan Tujuan Pembelajaran (TP) yang bersifat SMART (Specific, Measurable, Achievable, Relevant, Time-bound) menggunakan kerangka ABCD (Audience, Behavior, Condition, Degree).

Pembahasan akan menyajikan pemisahan TP yang terukur untuk setiap kelas, menunjukkan urutan logis dari konsep dasar hingga pengembangan kompetensi analisis dan refleksi.

Hasil analisis ini diharapkan dapat menjadi panduan praktis dan empiris bagi guru IPAS dalam menyusun Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) yang kokoh, adaptif, dan benar-benar mengoptimalkan pencapaian kompetensi peserta didik.

CP Keterampilan Proses Tidak Diuraikan Menjadi TP Tersendiri

Tujuan Pembelajaran Keterampilan Proses (seperti mengamati, memprediksi, menyelidiki, merefleksi, dan mengomunikasikan) disajikan secara terintegrasi, bukan diuraikan per langkah. Alasannya adalah sebagai berikut.

1. Keterampilan Proses Adalah Alat, Bukan Konten

Keterampilan Proses (Keterampilan Ilmiah) bukanlah materi ajar (konten) yang berdiri sendiri, melainkan alat yang harus digunakan siswa saat mempelajari semua konten IPAS (Pemahaman IPAS). Misalnya, saat siswa mempelajari siklus hidup (Kelas 3), mereka harus menggunakan keterampilan Mengamati, Mempertanyakan, dan Mengomunikasikan.

2. Sifatnya yang Berkelanjutan dan Berulang

Berbeda dengan konten yang selesai dipelajari, misalnya pancaindra, keterampilan Proses harus terus diasah dan ditingkatkan kompleksitasnya seiring waktu.

Pengembangan keterampilan proses (misalnya, dari mengamati sederhana menuju refleksi yang mendalam) adalah target yang berjalan terus-menerus dan menyatu dengan semua kegiatan intrakurikuler selama dua tahun (Fase B).

Alih-alih menguraikannya per topik, lebih efisien untuk membuat satu Tujuan Pembelajaran payung yang menjadi target perilaku di setiap aktivitas.

3. Mengarah pada Capaian Fase secara Utuh

CP Keterampilan Proses di Fase B, sesuai ketentuan terbaru, adalah satu kesatuan kompetensi yang dicapai di akhir fase. Jika dipecah terlalu kecil, guru mungkin kehilangan fokus pada tujuan akhirnya, yaitu menghasilkan siswa yang mampu menerapkan seluruh pemahaman IPAS.

Misalnya untuk topik “Gaya dan Pengaruhnya”, guru hanya perlu merujuk pada TP Keterampilan Proses yang terintegrasi itu.

Dalam kegiatannya, guru merancang kegiatan yang memuat semua langkahnya, misalnya: Siswa merencanakan percobaan, mengamati hasil, menganalisis data, dan merefleksi prosesnya.

Dengan demikian, guru memastikan untuk selalu mengaitkan penguasaan konten (Pemahaman IPAS) dengan pengembangan kompetensi Keterampilan Proses dalam setiap kegiatan pembelajaran.

Hal ini sesuai penjelasan pada dokumen CP yang menjelaskan bahwa elemen keterampilan proses adalah cara yang dilakukan untuk memperoleh pemahaman IPAS sehingga kedua elemen ini disampaikan dalam satu kesatuan yang utuh, tidak diturunkan menjadi tujuan pembelajaran yang terpisah.

Dengan demikian, Tujuan Pembelajaran yang perlu diturunkan berasal dari CP Pemahaman IPAS.

Analisis Capaian Pembelajaran Tujuan Pembelajaran (TP)

Berikut Capaian Pembelajaran (CP) IPAS Fase B.

Dari CP tersebut, Tujuan Pembelajaran yang diturunkan dari Pemahaman IPAS adalah sebagai berikut.

TP IPAS Kelas III

Elemen CPTP (Rumus ABCD & SMART)Durasi Alokasi (Estimasi)
Pemahaman IPAS: Diri Sendiri (Pancaindra)Siswa dapat menjelaskan bentuk dan fungsi dasar lima pancaindra setelah mengamati model/gambar organ dengan akurat. [Memahami]4-6 JP
Pemahaman IPAS: Makhluk Hidup (Siklus Hidup)Siswa dapat menganalisis tahapan siklus hidup beberapa jenis makhluk hidup (misalnya, kupu-kupu dan ayam) melalui penyelidikan berbasis gambar/video, sehingga dapat membandingkan perbedaan siklus hidupnya. [Mengaplikasi]10-12 JP
Pemahaman IPAS: Lingkungan Sekitar (Peran dan Interaksi Sosial)Siswa dapat menjelaskan peran, tugas, dan tanggung jawab anggota keluarga dan warga sekolah setelah berdiskusi dan studi kasus sederhana, dengan mengidentifikasi interaksi sosial yang terjadi di lingkungan tersebut. [Memahami]6-8 JP
Pemahaman IPAS: Lingkungan Sekitar (Peta dan Lokasi)Siswa dapat mengenali dan menunjukkan letak kabupaten/kota tempat tinggalnya dengan menggunakan peta konvensional/digital sederhana (misalnya, Google Maps), sehingga mampu menunjuk lokasi penting di sana. [Mengaplikasi]8-10 JP
Pemahaman IPAS: Kebutuhan dan Keuangan (Nilai Mata Uang)Siswa dapat menjelaskan nilai dan fungsi dasar uang (logam dan kertas) melalui simulasi jual beli sederhana, dengan benar. [Memahami]4-6 JP

TP IPAS Kelas IV

Elemen CPTP (Rumus ABCD & SMART)Durasi Alokasi (Estimasi)
Pemahaman IPAS: Energi dan Gaya (Wujud Zat dan Energi)Siswa dapat menyimpulkan proses perubahan wujud zat (padat, cair, gas) dan menjelaskan sumber/bentuk energi setelah melakukan percobaan sederhana, dengan mengidentifikasi contoh perubahan bentuk energi dalam kehidupan sehari-hari. [Memahami]10-12 JP
Pemahaman IPAS: Energi dan Gaya (Gaya dan Pengaruhnya)Siswa dapat membedakan minimal 3 jenis gaya (misalnya, otot, pegas, gesek) dan menjelaskan pengaruhnya terhadap arah, gerak, atau bentuk benda melalui kegiatan eksplorasi di kelas, dengan hasil pengamatan yang akurat. [Mengaplikasi]8-10 JP
Pemahaman IPAS: Sumber Daya Alam (SDA dan Mitigasi Perubahan Iklim)Siswa dapat menghasilkan solusi sederhana untuk 1 masalah nyata yang berkaitan dengan pelestarian sumber daya alam setelah menganalisis dampak perubahan iklim di lingkungan terdekat, sehingga mampu menyajikan 1 ide mitigasi yang relevan dan dapat diterapkan. [Mengaplikasi]10-12 JP
Pemahaman IPAS: Lingkungan Sekitar dan Budaya (Bentang Alam dan Budaya)Siswa dapat mengklasifikasikan ragam bentang alam (dataran rendah/tinggi/pantai) dan menganalisis keterkaitannya dengan profesi masyarakat serta ragam budaya lokal. [Merefleksi]12-14 JP
Pemahaman IPAS: Lingkungan Sekitar dan Budaya (Sejarah dan Keuangan Bijak)Siswa dapat menganalisis sejarah singkat masyarakat di lingkungan tempat tinggalnya dan menjelaskan cara mengelola keuangan secara bijak. [Memahami]8-10 JP

Karena CP pemahaman IPAS Fase B mengandung 11 materi pokok, guru dapat juga membuat Tujuan Pembelajaran sebagai berikut.

TP Kelas 3 (Fase B)

  1. Pancaindra
  • Siswa kelas 3 mengidentifikasi lima pancaindra dan fungsi dasarnya melalui pengamatan objek di kelas  dengan tepat.
  • Siswa kelas 3 menjelaskan contoh penggunaan pancaindra pada aktivitas harian lewat laporan lisan sederhana  dengan akurat.
  1. Siklus hidup & pelestarian
  • Siswa kelas 3 menyusun urutan siklus hidup tumbuhan/serangga lokal menggunakan gambar seri  dengan urutan benar.
  • Siswa kelas 3 menjelaskan dua cara sederhana merawat makhluk hidup di sekitar sekolah melalui diskusi terarah  dengan contoh relevan dan benar.
  1. Pelestarian SDA & mitigasi iklim
  • Siswa kelas 3 mengusulkan tiga tindakan hemat air/energi di rumah berdasarkan pengamatan kebiasaan keluarga  dengan alasan sederhana yang tepat.
  • Siswa kelas 3 memilih satu aksi pelestarian lingkungan sekolah (mis. memilah sampah) melalui simulasi kelas, dan melaksanakannya secara konsisten.
  1. Perubahan wujud zat
  • Siswa kelas 3 mengamati peristiwa mencair dan membeku pada es batu dalam percobaan sederhana, lalu menyatakan kesimpulan  dengan istilah tepat.
  • Siswa kelas 3 membedakan peristiwa menguap dan mengembun dalam kehidupan sehari-hari melalui gambar/foto  dengan klasifikasi benar.
  1. Sumber & perubahan energi
  • Siswa kelas 3 menyebutkan tiga sumber energi (matahari, makanan, baterai) berdasarkan poster informasi  dengan jawaban tepat.
  • Siswa kelas 3 menjelaskan satu perubahan bentuk energi sederhana (listrik–cahaya pada lampu) melalui demonstrasi  dengan alur sebab-akibat yang runtut.
  1. Gaya dan pengaruhnya
  • Siswa kelas 3 membedakan dorongan dan tarikan saat bermain alat peraga sederhana  dengan klasifikasi benar.
  • Siswa kelas 3 menjelaskan pengaruh permukaan licin/kasar terhadap gerak benda melalui percobaan jalur luncur  dengan pernyataan hasil sesuai pengamatan.
  1. Peran & interaksi sosial
  • Siswa kelas 3 menyebutkan peran anggota keluarga dan warga sekolah melalui wawancara mini  dengan benar.
  • Siswa kelas 3 memberi contoh perilaku tanggung jawab di rumah/sekolah melalui cerita pendek  dengan contoh yang relevan.
  1. Peta kabupaten/kota & provinsi
  • Siswa kelas 3 menunjukkan letak kabupaten/kota tempat tinggal pada peta konvensional melalui bantuan legenda  dengan tepat.
  • Siswa kelas 3 mengenali simbol dasar peta (arah mata angin, skala sederhana) melalui lembar kerja  dengan tepat.
  1. Bentang alam, profesi, budaya, pelestarian
  • Siswa kelas 3 mengklasifikasikan ragam bentang alam lokal (dataran, perbukitan, sungai) menggunakan kartu gambar  dengan benar.
  • Siswa kelas 3 mengaitkan satu bentang alam  dengan dua profesi/budaya lokal melalui diskusi kelompok  dengan tepat.
  1. Sejarah masyarakat setempat
  • Siswa kelas 3 menyusun garis waktu sederhana peristiwa penting di lingkungan (mis. berdirinya sekolah) dari narasumber  dengan urutan peristiwa.
  • Siswa kelas 3 menceritakan kembali satu peristiwa lokal secara lisan berdasarkan foto/dokumen  dengan runtut.
  1. Nilai mata uang & literasi finansial
  • Siswa kelas 3 mengenali nilai uang rupiah melalui permainan jual beli di kelas  dengan identifikasi tepat.
  • Siswa kelas 3 menghitung uang kembalian pada skenario kantin sederhana menggunakan alat peraga  dengan tepat.

TP Kelas 4 (Fase B)

  1. Pancaindra
  • Siswa kelas 4 menjelaskan hubungan fungsi pancaindra  dengan organ penyusunnya melalui poster bertema tubuh manusia  dengan tepat.
  • Siswa kelas 4 menganalisis keterbatasan pancaindra pada situasi tertentu (gelap, bising) melalui studi kasus  dengan rekomendasi tindakan yang logis.
  1. Siklus hidup & pelestarian
  • Siswa kelas 4 membandingkan siklus hidup dua makhluk hidup lokal (mis. padi & katak) lewat tabel  dengan menyoroti persamaan/perbedaan  dengan tepat.
  • Siswa kelas 4 merumuskan dua upaya pelestarian yang berdampak pada kelangsungan siklus hidup berdasarkan data sederhana  dengan argumen singkat yang valid.
  1. Pelestarian SDA & mitigasi iklim
  • Siswa kelas 4 merancang satu solusi hemat energi/air untuk kelas (mis. jadwal lampu/kran) melalui perencanaan kelompok  dengan target terukur.
  • Siswa kelas 4 mengevaluasi dampak solusi yang diterapkan menggunakan catatan harian konsumsi sederhana  dengan kesimpulan berbasis data sebelum–sesudah.
  1. Perubahan wujud zat
  • Siswa kelas 4 menyimpulkan faktor yang memengaruhi laju menguap/mencair melalui percobaan variabel tunggal  dengan tepat.
  • Siswa kelas 4 menerapkan konsep perubahan wujud pada peristiwa cuaca sekitar (embun, jemuran kering) melalui studi lingkungan  dengan contoh akurat.
  1. Sumber & perubahan energi
  • Siswa kelas 4 menjelaskan rantai perubahan energi pada alat rumah tangga (kincir mini/lampu) melalui diagram  dengan tahapan yang benar.
  • Siswa kelas 4 membandingkan kelebihan/keterbatasan dua sumber energi (matahari vs baterai) lewat diskusi berbasis kriteria  dengan simpulan yang jelas.
  1. Gaya dan pengaruhnya
  • Siswa kelas 4 mengelompokkan jenis gaya (otot, gesek, magnet, gravitasi) dari percobaan sederhana  dengan klasifikasi benar.
  • Siswa kelas 4 menjelaskan pengaruh besar gaya terhadap perubahan gerak/bentuk benda menggunakan pengukuran sederhana  dengan penalaran sesuai data.
  1. Peran & interaksi sosial
  • Siswa kelas 4 menjelaskan peran, tugas, dan tanggung jawab warga sekolah/masyarakat dalam menjaga ketertiban melalui simulasi peran  dengan dua contoh perilaku nyata.
  • Siswa kelas 4 menganalisis bentuk interaksi sosial di lingkungan (kerja sama, tolong-menolong) dari studi kasus  dengan rekomendasi sikap yang tepat.
  1. Peta kabupaten/kota & provinsi
  • Siswa kelas 4 menggunakan peta digital untuk menunjukkan letak kabupaten/kota dan provinsi serta arah mata angin  dengan penunjukan benar dua lokasi.
  • Siswa kelas 4 menafsirkan jarak relatif antar kecamatan/kota sederhana menggunakan skala dengan perhitungan tepat minimal 2 skenario.
  1. Bentang alam, profesi, budaya, pelestarian
  • Siswa kelas 4 mengklasifikasikan ragam bentang alam Indonesia dan mengaitkannya  dengan profesi/budaya setempat melalui peta tematik dengan 3 contoh valid.
  • Siswa kelas 4 merumuskan satu tindakan pelestarian budaya/bentang alam lokal berbasis potensi daerah melalui proposal mini dengan tujuan dan langkah terukur.
  1. Sejarah masyarakat setempat
  • Siswa kelas 4 menganalisis sebab–akibat satu peristiwa sejarah lokal menggunakan sumber lisan/tulisan dengan sebab akibat yang logis.
  • Siswa kelas 4 menyajikan narasi sejarah lingkungan tempat tinggal dalam bentuk teks informatif pendek dengan struktur kronologis yang jelas.
  1. Nilai mata uang & literasi finansial
  • Siswa kelas 4 menjelaskan fungsi uang dan transaksi nontunai melalui studi kasus kantin/mini-market dengan dua contoh penggunaan bijak.

Semoga bermanfaat.

Musi Rawas, 12 November 2025

Susanto

Pendidik, Ayah 4 Orang Anak, Blogger, Penikmat Musik Keroncong.