artikel

Meningkatkan Literasi (Anekdot)

Suatu hari, Kepala Sekolah mengajak seluruh Dewan guru untuk rapat. Mereka akan membahas hasil TKA pada bidang literasi yang masih rendah. Dalam rapat sekolah, dibahas cara meningkatkan minat baca siswa.

“Bapak, Ibu, saya persilakan Anda mengusulkan kegiatan apa yang harus kita lakukan untuk meningkatkan minat baca siswa,” kata kepala sekolah.

Setelah hening sejenak, Pak Harun menunjukkan jari.

“Ya, silakan Pak Harun!” Kepala sekolah mempersilakan Pak Harun menyampaikan usulannya.

“Menurut saya, perpustakaan kita perlu menambah koleksi buku, Pak,” ujar Pak Harun

Tanpa menunjuk tangan, Bu Rini mengajukan usul, “Buat lomba membaca, Pak.”

“Kalau saya, Pak, ” kata Bu Siti yang sejak tadi diam, “Perbaiki ruang perpustakaan.”

Semua usulan terdengar bagus dan dicatat oleh kepala sekolah. Ia pun terlihat mengangguk-angguk. Lalu, ia berkata kepada Pak Budiman.

“Kalau menurut pak Budiman, bagaimana?”

Guru senior yang selama rapat lebih banyak diam itu pun akhirnya angkat bicara.

“Menurut saya, selain usulan perbaikan ruang perpustakaan, sudah pernah kita coba semua.”

Ruangan hening. Teman-teman Pak Budiman saling pandang. Lalu, Pak Budiman melanjutkan.

“Menurut saya, masalahnya bukan anak-anak yang kurang suka membaca, Pak.” Pak Budiman memberi jeda pada ucapannya. Para guru pun menunggu.

Beliau tersenyum, lalu mengucapkan kalimat yang tidak terduga.

“Mungkin mereka jarang melihat orang dewasa, seperti kita, membaca buku!” Pak Budiman mengucapkan kalimat ini dengan nada jenaka.

Anehnya, tidak ada yang tertawa. Karena para guru tahu, sedikit banyak, beliau benar.

Tugumulyo, 5 Juli 2026

Salam Literasi!

PakD

Susanto

Pendidik, Ayah 4 Orang Anak, Blogger, Penikmat Musik Keroncong.