artikel

Penulis Wajib Menginstal Aplikasi Ini di HP

Semenjak pandemi Covid-19 tahun 2020 – 2022, geliat literasi di negeri ini sangat terasa. Literasi membaca dan menulis, pun literasi digital melahirkan penulis-penulis baru dan juga kreator-kreator konten baru terutama di kalangan guru. Dari kegiatan literasi yang dilakukan, sebagian bahkan sudah melahirkan karya berupa buku-buku dan tulisan yang dimuat di media atau situs ternama. Bahkan, mereka sudah menghasilkan uang dan harta benda dari kegiatan yang dilakukannya.

Pada kurun waktu tersebut, pembelajaran dan pekerjaan banyak dilakukan dari rumah. Bermunculanlah grup-grup pelatihan menulis maupun grup penggiat literasi. Berbagai motivasi menulis dari para pakar acapkali terdengar. Misalnya sebagai berikut.

  • Menulislah setiap hari, buktikan apa yang terjadi.
  • Tulis saja ide Anda hingga tuntas dan jangan memikirkan aturan kepenulisan.
  • Menulis jangan sambil mengedit.
  • Perbaiki tulisan hanya jika Anda sudah selesai menulis.

Seiring berjalannya waktu, kemampuan dan keterampilan menulis para ‘penulis pemula’ makin meningkat. Jika pada awal-awal ‘belajar’ mengabaikan kaidah-kaidah kepenulisan maka ada baiknya sekarang mulai memperhatikan EYD. Ejaan Bahasa Indonesia yang Disempurnakan sebagai pengganti PUEBI (Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia) sebagai pembakuan dan kodifikasi kaidah bahasa Indonesia perlu dikuasai.

Keputusan Kepala Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia Nomor 0424/I/BS.00.01/2022 tentang Ejaan Bahasa Indonesia yang Disempurnakan harus dipedomani oleh para penulis. Selain memedomani Ejaan Bahasa Indonesia yang Disempurnakan (EYD), penulis pun wajib memedomani aturan lain semisal Kamus Besar Bahasa Indonesia.

Keterbatasan momori membuat kebanyakan orang tidak mampu mengingat berbagai aturan. Mobilitas yang tinggi pun membuat orang tidak memungkinkan untuk membawa buku kamus, EYD, dan sebagainya. Sementara itu, kebanyakan orang memiliki gawai berupa ponsel pintar hingga keluaran terbaru dengan kapasitas memori dan layar yang makin lega. Oleh karena itu, Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Indonesia merilis aplikasi Halo Bahasa. Tampilan aplikasi Halo Bahasa seperti di bawah ini.

Pembaca dapat mengunduh secara gratis dari Playstore untuk pengguna Android, seperti saya.

Aplikasi besutan Badan Bahasa (Badan Pengembangan dan Pembiaan Bahasa) mudah digunakan dan memuat berbagai produk dan layanan. Produk-produk yang ada misalnya: KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia), UKBI (Uji Kemahiran Bahasa Indonesia), EYD, PASTI (Padanan Istilah), BIPA (Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing), Buku, Penerjemahan Asing (Penjaring), dan lain-lain. Lengkap, bukan?

Segera tanam aplikasi Halo Bahasa ini, khususnya bagi Anda para penulis dan para proofreader atau editor agar tulisan yang Anda hasilkan benar dan tidak asal jadi. Semangat ya, Bapak dan Ibu Penulis.

Jika Anda masih bersikeras menulis dengan tidak terlalu mementingkan kaidah, setidaknya memahami kaidah sesuai genre tulisan. Mengutip suhu literasi saya, bapak Much. Khoiri bahwa menurut beliau setiap genre tulisan, tentu, punya kaidahnya sendiri. Opini punya kaidah sendiri, demikian juga genre catatan harian, catatan perjalanan, cerpen, puisi, drama, dan sebagainya. 

Jika menyangkut EYD Anda belum begitu peduli, silakan Anda sebagai penulis lakukan tugas Anda. Uji baca atau proofreadingnya serahkan kepada orang lain. Tentu akan ada konsekuensi untuk ini.

Musi Rawas, 23 Maret 2023
PakDSus

Sumur tulisan di sini.

Susanto

Pendidik, Ayah 4 Orang Anak, Blogger, Penikmat Musik Keroncong.

13 thoughts on “Penulis Wajib Menginstal Aplikasi Ini di HP

  • Alhamdulilah… Tetimksih Pak D… SNgat bermanfaat.

  • Langsung saya tanam Pak D…
    Semoga tumbuh kepekaan dalam uji baca

  • Makasih, Pak D..

  • Langsung saya instal pak D hehe

  • Belum punya nih halo bahasa. Emang lengkap dah kalau polisi bahasa ini. Hehe

  • Sih Anwar Suryono

    Terima kasih pencerahannya Pak D Sus,

  • Terima kasih pak D. Sangat bermanfaat sharingnya.

  • Theresia Martini

    Akhhhh … Tulisan Mas Susanto Membuat Aku Bahaaaagia banget, dan sekaliguss merasa maluuuu ….

Comments are closed.