artikel

Sudah Punya Dokumen Kurikulum? Cek Validasi KOSP dengan Instrumen Ini Sebelum Disahkan Kembali

Gambar Tangkapan Layar KOSP (guru.kemdikbud.go.id)

Blogsusanto.com – Sudahkah KOSP (Kurikulum Operasional Satuan Pendidikan) disusun?

Mari melakukan refleksi bersama! Apakah guru dan pemangku kepentingan di sekolah dilibatkan dalam penyusunannya? Bagaimana KOSP disusun? Bagaimana KOSP diterapkan?

Dari pantauan penulis, dalam penyusunan (kurikulum), sebagain sekolah belum melibatkan guru dan warga sekolah lainnya secara maksimal. Jika tidak dibikin sendiri oleh Kepala Sekolah, kurikulum sekolah dibuat oleh tim kurikulum saja, bahkan diserahkan kepada Operator Sekolah saja.

Agar dapat diterapkan dengan baik, diperlukan keterlibatan berbagai pihak dalam proses pembuatan KOSP.

Secara garis besar, langkah-langkah dalam penyusunan KOSP dapat dilihat pada bagan berikut:

Tahapan Membuat KOSP (Kemendikbudristek)

Kita sepakat bahwa dalam menyusun dokumen kurikulum perlu pelibatan warga sekolah. Guru dan tenaga kependidikan, orang tua dan tokoh masyarakat dalam membuat analisis konteks karakteristik satuan pendidikan diharapkan bersinergi.

Bermacam strategi dapat dilakukan. Misalnya melalui kuesioner, pertanyaan disesuaikan dengan tujuan dan sasaran yang dibutuhkan.

Cara lain, sekolah melakukan wawancara, untuk mendapatkan data secara langsung.  

Data pun bisa diperoleh melalui diskusi kelompok dengan mengundang perwakilan dari seluruh warga satuan pendidikan dan tokoh masyarakat.

Dapat juga melalui observasi, yakni mengamati dan mencatat apa yang tampak dari objek penelitian. Oleh karena itu perlu lebih dari 1 orang yang melakukan observasi pada waktu yang sama. Hal ini dilakukan agar sekolah memperoleh hasil pengamatan yang dapat diandalkan (reliable) dan hasil yang sahih (valid)

Analisis konteks dapat juga dilakukan melalui analisis rapor pendidikan. Pada rapor pendidikan tergambar mutu dan hasil belajar, kompetensi dan kinerja pendidik dan tenaga kependidikan, serta mutu dan relevansi pembelajaran.

Oleh karena itu, Bedah Buku Panduan Pengembangan Kurikulum Operasional di Satuan Pendidikan semestinya menjadi agenda pemimpin pembelajaran. Buku Panduan itu pada saat artikel ini dipublikasikan adalah buku edisi revisi Mei 2024. Buku Panduan Pengembangan Kurikulum tersebut sudah disebarkan oleh kepala sekolah di grup-grup kepala sekolah. 

Banyak contoh KOSP yang dapat di-ATM-kan. Amati, Tiru, dan Modifikasi. Contoh KOSP perlu disesuaikan dengan kondisi lingkungan geografis dan sosial masing-masing.

Kemendikbudristek telah berbaik hati menyediakan contoh-contoh KOSP dari berbagai sekolah untuk dipelajari bersama. Contoh itu dapat diunduh di PMM atau website https://guru.kemdikbud.go.id/.

Validasi KOSP (Kurikulum Operasional Satuan Pendidikan)

Jika KOSP sudah disusun yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan, Tim Kurikulum dapat melakukan validasi. Validasi ini diperlukan agar unsur-unsur yang harus ada dalam Kurikulum tidak ada yang terlewat.

Berikut butir-butir validasi sebagai panduang untuk memeriksa KOSP dan mengambil kesimpulan: diterima atau direvis kembali.

BAGIAN AWAL
1 HALAMAN JUDUL
Memuat judul, tahun pelajaran, logo sekolah dan atau Yayasan penyelenggara, nama sekolah, alamat sekolah.

2 HALAMAN IDENTITAS SATUAN PENDIDIKAN
Memuat identitas sekolah secara lengkap meliputi: NPSN, Nama Sekolah, alamat, Kepala Sekolah, Komite Sekolah, dll.

3 HALAMAN PENETAPAN DAN PENGESAHAN
Memuat rumusan kalimat penetapan dan pengesahan kurikulum, ditandatangani Kepala Sekolah dan Komite Sekolah dan disahkan oleh Dinas Pendidikan (Kepala Bidang Pembinaan SMP) disertai cap/stempel.

4 KATA PENGANTAR
Memuat pengantar yang ditulis untuk mengantarkan pembaca memahami naskah dokumen KOSP dilengkapi ucapan terima kasih kepada pihak-pihak yang berkontribusi dalam penyelesaian dokumen KOSP. Ucapan terimakasih disusun berdasarkan tingkat kontribusinya dalam penyusunan KOSP

5 HALAMAN DAFTAR ISI
Memuat daftar isi seluruh komponen yang tersaji dalam dokumen.

6 Menggambarkan kondisi karateristik dan keunikan sekolah, dalam hal peserta didik, guru, tenaga kependidikan, budaya, dan sosial, (berdasarkan Analisis Konteks/SWOT, analisis profil pendidikan).

7 A.   VISI
Menggambarkan bagaimana peserta didik menjadi subjek dalam tujuan jangka panjang sekolah dan nilai-nilai yang dituju.
Nilai-nilai yang mendasari penyelenggaraan pembelajaran agar peserta didik dapat mencapai Profil Pelajar Pancasila.

8 B.   MISI
Menjawab bagaimana sekolah mencapai visi, memberikan arah dalam mewujudkan visi sekolah sesuai dengan tujuan pendidikan nasional.

9 C.    TUJUAN
Tujuan akhir dari kurikulum sekolah yang berdampak pada peserta didik.

10 Tujuan menggambarkan patok-patok penting dan selaras dengan misi.

11 Strategi sekolah untuk mencapai tujuan pendidikannya. Kompetensi karakteristik yang menjadi kekhasan lulusan sekolah tersebut dan selaras dengan Profil Pelajar Pancasila.

A. Pengorganisasian Pembelajaran
1. Muatan kurikulum

12 Muatan kurikulum mengatur muatan kurikulum sesuai dengan Keputusan Mendikbudristek No. 262/M/2022

13 Muatan kurikulum memuat alokasi waktu setiap mata pelajaran sesuai struktur kurikulum yang berlaku, baik secara regular ataupun menggunakan sistem blok.

14 Muatan kurikulum untuk kelas II, III, V, dan VI menggunakan Kurikulum 2013.

15 2. Pengaturan Beban Belajar

16 3. Program Inklusif

17 4. Kriteria Kenaikan Kelas dan Kelulusan

18 5. Kalender Akademik

B. Rencana Pembelajaran

19 1. Intrakurikuler

20 2. a. Ko Kurikuler (Kelas yang Melaksanakan K-13)

21 b. Ko Kurikuler Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila Menjelaskan pengelolaan projek yang mengacu pada Profil Pelajar Pancasila pada tahun pelajaran.

3. Ekstrakurikuler
22 Memuat pengaturan pelaksanaan ekstrakurikuler pada satuan pendidikan (memuat uraian tentang ekstrakurikuler wajib dan pilihan).
Memuat jenis, tujuan, maupun pelaksanaan ekstrakurikuler.

Perencanaan Pembelajaran
23 Menggambarkan rencana pembelajaran selama satu tahun pelajaran.
Berisi alur pembelajaran (untuk satuan pendidikan yang sudah menjalankan pembelajaran secara integrasi), dan program prioritas satuan pendidikan.

24 A. Alur Tujuan Pembelajaran
Rencana pembelajaran dimulai dari analisis CP menjadi tujuan-tujuan pembelajaran yang dipetakan berupa Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) yang sistematis dan logis.
25 ATP dijabarkan lebih lanjut dalam bentuk modul ajar
26 B. Modul Ajar
Uraian tentang deskripsi dan penyusunan modul ajar
27 C. Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran
28 D. Kalender Pendidikan
Kalender akademik menjelaskan kegiatan pembelajaran kelas I, II, III, IV, V, dan VI selama 1 tahun pelajaran.

A. Pendampingan
29 Aspek pedagogik
Pendampingan untuk mengembangkan kompetensi pedagogik guru dilakukan oleh pimpinan satuan pendidikan melalui kegiatan supervisi akademik dan supervisi klinis.
30 Aspek Profesional
Pendampingan untuk pengembangan Profesional guru dilakukan dimaksudkan untuk meningkatkan pemahaman tentang dinamika Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI), dan implementasinya di dalam proses pembelajaran.

B. Evaluasi
31 Evaluasi terhadap program pembelajaran di satuan pendidikan.
Evaluasi terhadap program pembelajaran yang berlangsung oleh mitra DUDI.

C. Pengembangan Profesional
32 Program peningkatan profesional guru direncanakan oleh pimpinan satuan pendidikan berdasarkan rencana pengembangan satuan pendidikan dan masukan DUDI (Sertifikasi Guru, Sertifikat Kompetensi, Pelatihan Kompetensi Pedagogik dan Profesional, dan Pelatihan Lainnya)

33 Menutup isi buku dan disertai harapan ke depan

34 Capaian Pembelajaran.
35 Alur Tujuan Pembelajaran.
36 Modul Ajar/RPP
37 Contoh Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila penjabaan pilihan tema dan isu spesifik yang menjadi projek pada tahun pelajaran tersebut (deskripsi singkat tenang projek yang sudah dikontekstualisasikan dengan kondisi lingkungan sekolah dan kebutuhan peserta didik, tidak perlu sampai rincian pembelajarannya
38 Referensi landasan hukum atau landasan lain yang dikontekstualisasi dengan karakter satuan pendidikan dll
39 SK Tim Pengembang Kurikulum

Formulir Instrumen Validasi dapat diunduh di sini.

Susanto

Pendidik, Ayah 4 Orang Anak, Blogger, Penikmat Musik Keroncong.

2 thoughts on “Sudah Punya Dokumen Kurikulum? Cek Validasi KOSP dengan Instrumen Ini Sebelum Disahkan Kembali

Comments are closed.