artikel

Yuk, Belajar Pengembangan Topik P5 di Sekolah Dasar Fase A (Bagian Ketiga)

Ilustrasi (Dok. Susanto, Dibuat dengan Canva)

Melanjutkan pembahasan pada artikel sebelumnya, kali ini Admin akan membagikan bagaimana pembelajaran projek dilaksanakan.

Meskpin pendidik tidak perlu membuat modul projek karena disediakan di PMM, tanpa membaca panduan dipastikan mengalami kebingungan. Oleh karena itu, disarankan sebelum menggunakan modul projek, bacalah panduan berikut dengan saksama sehingga pendidik memahami alur pembelajaran projek.

Modul projek dalam PMM pun disusun berdasarkan panduan yang diberikan pemerintah. Bagaimana, sudah siap?

Pada halaman 70 Panduan Pengembangan P5, dikatakan bahwa Tim pelaksana projek penguatan profil pelajar Pancasila menyusun alur aktivitas yang selaras dengan tujuan dan rencana asesmen.

Alur aktivitas dikembangkan berdasarkan tahapan yang sistematis dari awal hingga akhir kegiatan untuk membantu peserta didik mengasah kompetensi yang diharapkan.

Ada 3 model alur aktivitas projek.

Pertama, pengenalan, konstekstualisasi, aksi, refleksi, tindak lanjut.

Kedua, mengamati, mendefinisikan, menggagas, memilih, dan merefleksikan.

Ketiga, temukan, bayangkan, lakukan, bagikan.

Model 1 Alur P5 (SS Buku Panduan h. 70)
Model 2 Alur Projek (SS h. 71)
Model 3 Alur projek (SS Panduan h. 71)

Nah, ternyata ada 3 model yang ditawarkan dalam pelaksanaan projek. Modul projek yang ada di PMM dibuat berdasarkan salah satu model yang dipilih.

Dengan memahami ketiga model, Bapak dan Ibu pendidik akan memahami alur pelaksanaan projek. Modeul projek yang siap digunakan dapat dipahami sehingga tidak bingung atau ragu dalam menerapkannya.

Semoga apa yang Admin paparkan dapat dipahami dan akan kita lanjutkan pada artikel berikutnya tentang contoh projek dan pelaksanaannya. Salam!

Musi Rawas, 13 Juli 2024
Salam guru pembelajar,

PakDSus

Susanto

Pendidik, Ayah 4 Orang Anak, Blogger, Penikmat Musik Keroncong.