3 Istilah dalam Deep Learning

Menteri pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, mengatakan bahwa deep learning adalah pendekatan belajar.
“Deep learning itu bukan kurikulum. Deep learning itu pendekatan belajar. Termasuk full-full juga bukan kurikulum,” ujarnya.
Full-full yang dimaksud Mendikdasmen adalah: Mindful Learning, Meaningful Learning, dan Joyfull Learning.
Mengutip Lucia Dianawuri (tirto.id), pada elemen Mindful Learning, para guru akan memperhatikan keunikan para siswa, termasuk potensi dan kebutuhan masing-masing.
Pada elemen Meaningful Learning, siswa diajak memahami alasan di balik setiap materi pelajaran yang dipelajari dan pentingnya pelajaran itu bagi kehidupan di dunia nyata kelak.
Elemen Joyfull Learning menjadikan pembelajaran yang tidak sekadar mengedepankan hal-hal yang menyenangkan dalam pembelajaran, tetapi juga mengutamakan pemikiran yang mendalam dari para siswa terhadap setiap materi pembelajaran yang diajarkan.
Meskipun deep learning merupakan metode yang diadaptasi dalam kecerdasan buatan (AI) akan tetapi dalam konteks pendidikan, konsep deep learning merupakan filosofi pembelajaran yang mendorong siswa untuk memahami materi secara mendalam dan holistik.
Segitu dulu.
Musi Rawas, 15 November 2024
PakDSus

Ketika sebuah teori baru ditawarkan akan diterapkan di dunia pendidikan, kita menanggapi dengan banyak ragam. Ada banyak yang terbuka pikiran dan ingin tahu secara mendalam, tak sedikit pula yang apatis dan masa bodoh, persetan dengan semua gagasan tersebut. Yang pada akhirnya, setelah gagasan baru tersebut benar-benar diterapkan akan menimbulkan reaksi yang beragam pula. sampai pada kesimpulan umum yg sering terjadi “aku masih seperti yang dulu”.
Jika sudah begitu, rasanya tak ada gagasan tentang pembelajaran yang benar-benar diterima dan diterapkan oleh semua guru