Bagaimana Ini: Pak, Muridku Kelas 1 Maunya Menggambar Tidak Mau Menulis!

Ada hal menarik pada kegiatan Workshop Implementasi Kurikulum Merdeka Gugus IV Kecamatan Muara Kelingi Kabupaten Musi Rawas. Salah seorang guru, merasa prihatin bahwa murid di kelasnya dengan jujur mengatakan bahwa dia lebih suka menggambar daripada menulis.
“Saya itu, ngelus dada sekaligus prihatin dan baru pertama ini saya temui. Luar biasa anak ini. Dia mengatakan, Bu, aku lebih suka menggambar daripada menulis,” keluh sang ibu guru bernama Yasminingsih itu.
Untuk menjawab permasalahan ibu guru tersebut berikut paparan tentang menggambar dan menulis.

Menulis dan menggambar adalah dua kegiatan kreatif yang sering dilakukan oleh anak-anak. Namun, ada beberapa anak yang lebih tertarik untuk menggambar daripada menulis. Bagi sebagian orang tua dan guru, hal ini bisa menjadi tantangan tersendiri. Namun, sebenarnya ada beberapa alasan mengapa murid-murid kita lebih memilih menggambar daripada menulis.
Salah satu alasan utama adalah bahwa menggambar memberikan kebebasan ekspresi yang lebih besar dibandingkan dengan menulis. Dalam menggambar, anak-anak dapat mengungkapkan ide dan perasaan mereka dengan cara yang lebih visual dan intuitif. Mereka dapat menggunakan warna, bentuk, dan tekstur untuk menyampaikan pesan mereka. Hal ini memberikan kepuasan yang lebih langsung dan instan daripada menulis.
Selain itu, menggambar juga dapat menjadi cara yang lebih mudah bagi anak-anak untuk mengkomunikasikan ide-ide mereka. Bagi beberapa anak, menulis mungkin terasa sulit dan membutuhkan lebih banyak keterampilan teknis seperti mengeja dan merangkai kalimat yang benar. Menggambar, di sisi lain, memungkinkan mereka untuk mengungkapkan apa yang ada di dalam pikiran mereka tanpa harus menghadapi kendala teknis ini. Ini bisa sangat membantu bagi anak-anak yang lebih visual atau memiliki kesulitan dalam kemampuan bahasa tertulis.
Namun, penting bagi kita sebagai orang tua dan guru untuk tetap mendorong anak-anak untuk mengembangkan keterampilan menulis mereka. Menulis adalah keterampilan yang penting dalam kehidupan sehari-hari, baik itu dalam mengungkapkan ide-ide secara lebih terstruktur, berkomunikasi dengan orang lain, atau dalam mengekspresikan diri secara lebih mendalam.
Jadi, wajar jika sang ibu guru gelisah. Sebagai guru kelas satu ia bertanggung jawab agar anak muridnya mampu membaca dan menulis. Akan tetapi pengakuan si murid yang lebih suka menggambar daripada menulis perlu dicarikan jalan keluar.
Kejadian yang ditemui sang ibu guru adalah minggu-minggu pertama bersekolah. Bahkan satu bulan pun belum sampai. Maka, sebagai seorang guru profesional dan orang tua yang peduli dengan kemajuan belajar anak, ada beberapa hal yang dapat dilakukan.
Salah satu pendekatan yang bisa diambil adalah dengan menggabungkan menulis dan menggambar dalam kegiatan kreatif yang lebih luas. Misalnya, kita bisa memberikan tugas kepada murid-murid untuk menyebutkan nama benda yang ia kenal disertai dengan ilustrasi yang mereka gambar sendiri.
Dengan cara ini, mereka dapat menggabungkan kecintaan mereka terhadap menggambar dengan kebutuhan untuk mengembangkan kemampuan menulis mereka.
Selain itu, kita juga dapat memberikan dukungan dan bimbingan yang tepat ketika anak-anak menunjukkan minat mereka dalam menggambar.
Pada kesempatan berikutnya, guru mengatakan tentang topik pembelajaran, lalu memintanya untuk menggambarkan apa yang mereka ingin tulis sebelum mulai menulis.
Dengan cara ini, mereka dapat menggunakan menggambar sebagai alat untuk memvisualisasikan ide-ide mereka sebelum mengekspresikannya dalam bentuk tulisan.
Tidak ada yang salah dengan minat anak-anak dalam menggambar. Sebenarnya, kemampuan menggambar mereka dapat menjadi aset yang berharga dalam mengembangkan kreativitas dan pemikiran visual mereka.
Bahkan, ada yang mengatakan bahwa dari gambar dapat terlihat tingkat kejeniusan anak. Namun, penting juga bagi kita untuk memberikan perhatian yang cukup pada pengembangan keterampilan menulis mereka.
Dengan memberikan dukungan dan bimbingan yang tepat, kita dapat membantu anak-anak mengintegrasikan minat mereka dalam menggambar dengan kebutuhan mereka untuk mengembangkan kemampuan menulis yang kuat. Wallahualam.
Selamat berkesperimen, Bapak dan Ibu Guru
Salam bloger sehat,
PakDSus
Bacaan: https://stellamariscollege.org/menggambar/
Semua memiliki passion sendiri-sendiri.
“Menulis adalah keterampilan yang penting dalam kehidupan sehari-hari, baik itu dalam mengungkapkan ide-ide secara lebih terstruktur, berkomunikasi dengan orang lain, atau dalam mengekspresikan diri secara lebih mendalam.” Ayo menulis karena saya tidak bisa menggambar.