artikel

Bagaimana Penerapan Disiplin Positif dalam Observasi Pembelajaran untuk Penilaian Kinerja Guru di PMM

BLOGSUSANTO.COM – Sahabat Pendidik, sudah melaksanakan observasi pembelajaran dalam rangka penilaian kinerja guru?

Sebagian guru memilih disiplin positif sebagai salah satu indiktor kualitas pembelajaran di sekolah.

Mengutip paudpedia.kemdikbud.go.id, disiplin positif adalah upaya guru menumbuhkan disiplin yang didorong dalam diri anak tanpa hukuman dan hadiah.

Baca Juga: Praktik Baik Pelaksanaan Observasi Kelas pada Pengelolaan Kinerja PMM di SMP Negeri 3 Lingsar

Guru dapat menerapkan disiplin positif apabila sebelumnya sudah disepakati sebuah kesepakatan kelas. Kesepakatan sederhana yang dibuat oleh murid bersama guru untuk dipatuhi bersama.

Kesepakatan itu berupa aturan yang dibuat tertulis dan ditempelkan pada dinding yang dapat dilihat oleh semua anggota kelas.

Motivasi intrinsik pada murid ditumbuhkan untuk melakukan hal yang disepakati. Dampak disiplin positif yang diharapkan adalah adalah para murid bisa tetap berperilaku baik.

Apabila terjadi pelanggaran, guru diharapkan menunjukkan upaya agar murid menyadari kesalahannya disiplin ditegakkan tanpa adanya hukuman.

Bila guru memilih disiplin positif sebagai indikator kualitas pembelajaran dalam penilaian kinerja, ia akan dihadapkan pada 3 fokus perilaku.

Pada tahap perencanaan observasi, dari 3 fokus perilaku tersebut guru cukup memilih satu atau dua. Namun, guru juga boleh memilih ketiganya.

Ketiga fokus itu adalah: 1) melakukan refleksi dinamika kelas untuk menerapkan kesepakatan kelas, 2) melakukan penguatan positif terhadap perilaku yang sesuai atau mendukung kesepakatan kelas, 3) memfasilitasi peserta didik menyadari konsekuensi dan memperbaiki perilaku melanggarnya (restitusi).

Setelah ia memilih satu di antara fokus perilaku, guru perlu menuliskan bagaimana upaya mempelajari perilaku tersebut dalam kolom yang disediakan.

Jika Sahabat Pendidik bingung mau mengisikan apa, pikirkan tentang salah satu fokus yang dipilih. Misalnya, guru memilih fokus perilaku melakukan refleksi dinamika kelas untuk menerapkan kesepakatan kelas.

Sahabat Pendidik menanyakan dalam diri: apa dinamika kelas itu, apa yang dimaksud dengan kesepakatan kelas, siapa yang membuat kesepakatan kelas, kapan kesepakatan kelas seharusnya dibuat, mengapa harus membuat kesepakatan kelas, bagaimana contoh kesepakatan kelas, bagaimana melaksanakan kesepakatan kelas.

Untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan itu, tentukan bagaimana Sahabat Pendidik harus mencari jawabannya.

Misalnya, Sahabat Pendidik akan mempelajari buku tentang materi tersebut, berselancar dan mencari materi terkait di internet, belajar topik target perilaku di PMM, belajar dari video Youtube terkait topik atau target perilaku, berdiskusi secara luring maupun daring dengan sesama guru, dan upaya lain yang dapat dilakukan guru untuk memperoleh kecakapan tersebut. Tulislah upaya-upaya tersebut dalam kolom jawaban di PMM.

Agar penilai mudah mengamati fokus perilaku yang dipilih, guru dapat menuliskan fokus perilaku tersebut dalam RPP atau modul ajar. Pada saat pembelajaran, Sahabat Pendidik akan menerapkan perilaku tersebut.

Selanjutnya Anda akan mendapat umpan balik dari pengamat (dalam hal ini atasan atau guru senior yang ditugasi) sebagai penilai praktik kinerja.

Langkah selanjutnya, diskusi rencana tindak lanjut antara guru dan atasan sesuai hasil observasi penerapan disiplin positif sebagai indikator yang dinilai dalam praktik pembelajaran.

Rencana tindak lanjut yang disepakati dilaksanakan oleh guru, selanjutnya si guru melakukan refleksi terkait tindak lanjut belajar.

Fokus perilaku yang diobservasi dalam penerapan disiplin positif yang terdiri dari 3 hal. Ketiga hal tersebut terpampang jelas dalam PMM. Agar tidak berulang kali membuka aplikasi, Sahabat Pendidik dapat mencatat atau mencetak perilaku yang dianjurkan dan perilaku yang harus dihindari pada fokus yang dipilih.

Setiap perilaku yang dipilih ditunjukkan perilaku yang dianjurkan (diberi tanda cek hijau yang dilingkari) dan perilaku yang dihindari (ditandai dengan tanda silang dilingkari).

Setelah guru mencatat atau mencetak, klik tombol saya mengerti pada pojok kanan bawah.

Ilustrasi Guru Mengajar (Sumber: siedoo.com)

Musi Rawas, 3 Maret 2024
PakDSus

Susanto

Pendidik, Ayah 4 Orang Anak, Blogger, Penikmat Musik Keroncong.