artikel

Hantu Mesin Cuci Pak Eko

Mesin cuci
Ilustrasi Mesin Cuci (Freepik.com)

Hantu Mesin Cuci Pak Eko

Oleh: PakDSus

Dusun Tegalrejo mendadak heboh. Tersiar kabar bahwa mesin cuci Pak Eko berhantu. Kabar bahwa mesin itu sering hidup sendiri di tengah malam, berputar tanpa alasan, lalu tiba-tiba berhenti menyebar bagai kobaran api ke penjuru dusun.

“Pasti ada penghuninya!” Begitulah kabar dari mulut ke mulut, bahan gunjingan di warung Bu Lastri.

“Iya, ya, kok mereka betah dan tidak membuang mesin cucinya. Sudah tahu berhantu tapi dibiarin aja,” kata bu Tejo dengan gayanya yang khas.

Pak Eko sendiri tidak tahu harus berbuat apa. Awalnya ia mengira masalah listrik, tetapi setelah diperiksa, semuanya normal.

“Apa mungkin arwah gentayangan?” bisiknya pada istrinya, Bu Rumi, yang langsung menggigil ketakutan.

“Buang saja, Yah, mesinnya,” bujuk Bu Rumi.

‘Kamu sudah tua, apa mau mencuci pakai tangan lagi, he?” Setengah mendelik Pak Eko menolak saran sang istri.

Berita mesin cuci berhantu sampai ke telinga Haji Darman, tokoh yang dianggap paling pandai di dusun itu. Setelah diyakinkan warga, Haji Darman bersedia membantu.

“Ya, kita harus mengusir makhluk gaib itu,” katanya penuh percaya diri.

Malam itu, ritual mengusir hantu dilakukan di rumah Pak Eko. Beberapa warga berkumpul, di antara mereka ada yang membawa kemenyan dan air putih. Haji Darman memimpin dengan serius. Ayat-ayat suci berkumandang, diiringi suara mesin cuci yang tiba-tiba berputar. Semua mata membelalak.

“Benar-benar berhantu!” teriak seseorang di sudut ruangan.

Tidak lama, mesin cuci pun diam. Ritual malam itu pun berakhir. Namun, meski sudah berupaya keras, mesin cuci itu tetap tak berubah. Kadang hidup sendiri, kadang mati tanpa sebab. Haji Darman menyerah.

“Ini kasus langka. Saya harus mempelajari lebih dalam,” katanya, mengelus janggutnya yang berwarna kelabu.

Sementara itu, Marno, pemuda dusun lulusan dari SMK jurusan elektronik, diam-diam mengamati. Ia tidak percaya dengan cerita hantu. “Mungkin cuma masalah teknis,” gumamnya.

Esok harinya, Marno kembali mendatangi rumah Pak Eko. Pada malam ritual, ia ikut ke rumah Pak Eko.

“Pak, boleh saya coba periksa mesin cucinya?” tanyanya sopan. Meskipun ragu, Pak Eko setuju. Marno kemudian mengambil alat-alatnya. Bersama Pak Eko, ia membawa keluar mesin cuci berhantu itu.

“Bismillaahirrahmaanirrakhiim!” ucap Marno sebelum mebuka mur pertama. Marno mulai membongkar mesin cuci itu. Beberapa warga yang penasaran ikut menyaksikan di halaman rumah Pak Eko.

Tak butuh waktu lama, Marno tersenyum lebar.

“Hantunya sudah ketemu, Pak,” katanya sambil menunjukkan sesuatu. Semua orang mendekat.

Di tangannya ada kabel kecil yang nyaris putus. “Ini kabel powernya, Pak. Sambungannya longgar, jadi kadang nyambung, kadang enggak. Itu yang bikin mesin cuci hidup-mati sendiri,” jelasnya sambil memperbaiki sambungan itu.

Pak Eko terdiam, lalu tertawa lega. “Jadi, ini semua cuma masalah kabel?”

Marno mengangguk. “Betul, Pak. Sekarang mesin cuci ini sudah normal lagi. Mari kita coba.

Marno memutar tombol untu memutar motor mesin. perlahan tombol itu berjalan berlawanan arah jarum jam hingga akhirnya berhenti.

“Jos!” teriak Pak Eko.

Kabar bahwa “hantu” mesin cuci Pak Eko ternyata hanya kabel rusak menyebar cepat. Warga yang tadinya ketakutan kini merasa malu.

“Ternyata kita semua ditipu sama mesin cuci,” para ibu di warung Bu Lastri pun tertawa mendengar kabar hantu mesin cuci berhasil diusir Marno.

Sejak itu, mesin cuci Pak Eko kembali digunakan tanpa masalah. Haji Darman pun tak lagi disebut-sebut soal ritualnya. Sementara Marno, sang montir elektro muda, menjadi buah bibir dan sekarang ia sering dipanggil untuk memperbaiki barang-barang elektronik warga mengalami kerusakan.

Musi Rawas, 14 Desember 2024

PakDSus
Blogger Guru di Musi Rawas

Susanto

Pendidik, Ayah 4 Orang Anak, Blogger, Penikmat Musik Keroncong.

2 thoughts on “Hantu Mesin Cuci Pak Eko

  • Mantap, ditunggu part 2

Comments are closed.