Kupon Daging

Hari ini hari yang membahagiakan bagi Usman dan keluarganya. Hari Raya Kurban, meskipun tidak diperingati selayaknya idul fitri yakni saling berkunjung ke rumah-rumah, kemeriahan hari raya di kampung Usman berada di masjid-masjid. Panitia sibuk menyembelih hewan kurban dan memotong-motong bagian tubuhnya menjadi beberapa bagian untuk dibagikan.
Usman bukan orang mampu yang setiap saat dapat makan daging. Daging ayam pun ia nikmati jika ayam peliharaannya sakit. Emaknya akan segera memotong dan memasak dagingnya sebagai lauk. Mereka makan daging jika tetangganya mengundang kenduri. Oleh karena itu, Usman sangat senang ketika Lik Supri datang membagikan kupon untuk mengambil daging kurban di Masjid Jamik. Kupon ia letakkan di meja.
Pukul dua siang ada pengumuman dari masjid Jamik. Warga yang memiliki kupon agar datang mengambil daging kurban. Bani, Randi, Danar, dan Medi berlari-lari menuju ke masjid. Sedangkan Usman terlihat santai saja. Ia tidak mau berdesakan antre mengambil daging kurban. Ia masih asyik bermain juggling seperti yang ia lihat di Youtube di hape Andre. Sementara itu, emak Usman terlihat membersihkan ruang tengah rumah mereka. Setelah Bani dan kawan-kawan pulang, Usman teringat harus mengambil daging. Betapa kaget, kupon di atas meja sudah raib. Emak bilang, katanya mungkin tersapu. Usman panik, ia pun bergegas pergi ke lubang sampah.
Musi Rawas, Minggu, 10 Juli 2022
PakDSus
La itu Usman kurang tertib meletakkan barang. Mantul