Menggugat Modul Bahasa Daerah Musi Rawas

Bertempat di Aula, Dinas Pendidikan Kabupaten Musi Rawas menggelar Sosialisasi Penyusunan Modul dan Bahan Ajar Bahasa Daerah Musi Rawas. Kegiatan sosialisasi dilaksanakan pada tangal 6 Desember 2023 dipandu Seksi Kurikulum Dinas Pendidikan Kabupaten Musi Rawas.
Sosialisasi Penyusunan Modul dan Bahan Ajar Bahasa Daerah Musi Rawas diikuti oleh sejumlah guru. Selain itu kepala sekolah SD dan SMP (KKKS dan MKKKS), Pengawas, dan Tim Penyusun Modul Bahasa Daerah Musi Rawas, aktif mengikuti kegitan.
Kegiatan dibuka oleh Sekretaris Dinas Pendidikan, Supriyadi, S.Pd., M.Pd.. Sosialisasi dibuka dengan pandangan dan paparan Sekretaris Dinas tentang terbitnya Peraturan Bupati (perbup). Perbub yang dimaksud adalah Perbup Musi Rawas Nomor 16 Tahun 2023 tanggal 22 Juni 2023. tentang Muatan Lokal Bahasa Daerah Musi Rawas.
Memaparkan pandangan pribadi, Sekretaris Dinas Pendidikan mengatakan bahwa pembelajaran bahasa daerah selayaknya pembelajaran bahasa. Beliau mencontohkan pembelajaran bahasa Jawa yang memiliki struktur yang sudah baku.
Melengkapi pandangan pejabat nomor dua di Dinas Pendidikan Kabupaten Musi Rawas itu, penulis menyodorkan salah satu jilid buku cetak (modul) Bahasa Daerah Musi Rawas yang sudah diterbitkan oleh Grafindo Media Pratama.
Dalam buku itu, bahasa daerah yang diungkap hanya dikenalkan dan selanjutnya dijelaskan tentang budaya daerah yang berkaitan dengan bahasa, seperti kuliner, kesenian, permainan tradisional, dan tempat wisata.
Membaca sekilas buku itu, serta merta memberi komentar bahwa buku yang bertajuk Bahasa Daerah Musi Rawas itu tidak tepat sebagai buku pembelajaran bahasa daerah Musi Rawas.
Hal senada juga disampaikan oleh Kepala Bidang Pembinaan Ketenagaan. Buku yang sudah ditulis oleh Tim Penulis Modul Bahasa Daerah yang dibentuk pada era Kasi Kurikulum sebelumnya, ketika masih dijabat oleh Ibnu Salimi, S.Pd., jauh dari pembelajaran bahasa.
Penjelasan Tim Penulis
Apa yang disampaikan para petinggi Dinas Pendidikan itu tidak urung membuat para penulis sedikit turun mental. Akan tetapi sebagai salah satu penulis saya berusaha menjelaskan. Ada keterbatasan literatur, keterbatasan penutur asli yang menjadi narasumber. Selain itu ada pesan untuk mengikutkan budaya Musi Rawas yang masih terkait dengan bahasa daerah ke dalam buku.
Sebagaimana diketahui, di Musi Rawas terdapat beragam bahasa daerah. Bahasa-bahasa daerah itu adalah bahasa asli penduduk Musi Rawas dan bahasa daerah para pendatang. Seperti diketahui pendatang di Musi Rawas, berkomunikasi juga dengan bahasa Minangkabau, Batak, Melayu, Jawa, Sunda, Betawi, Bali, dan sebagainya.
Sementara di daerah Musi Rawas itu sendiri terdapat 3 bahasa “besar”. Ketiga bahasa itu adalah Bahasa Rawas, Bahasa Musi, dan Bahasa Sindang.
Hingga tahun 2022, belum ada peraturan daerah maupun peraturan Bupati Musi Rawas tentang Muatan Lokal Bahasa Daerah Musi Rawas. Oleh karena itu, Kasi Kurikulum pada saat itu yakni Bapak Ibnu Salimi, S.Pd. berupaya untuk menyusun materi muatan lokal bahasa daerah Musi Rawas.
Belakangan saya baru menemukan 3 buku hasil penelitian 3 (tiga) bahasa daerah ‘besar’ tersebut. Buku itu tentang fonologi, morfologi, dan sintaksis Bahasa Musi, Sindang, dan Rawas.

Tangkapan Layar repositori.kemdikbud.go.id (Dokpri Susanto Dibuat dengan PPt MS O365)
Fonologi yang dimaksud adalah suatu ilmu yang mempelajari bunyi-bunyi dan atau fonem-fonem. Bunyi atau fonem itu dapat mengubah arti suatu kata dan bagaimana fonem-fonem tersebut membentuk satuan yang lebih besar atau morfem. Secara singkatt, fonologi disebut sebagai tata bunyi bahasa.
Morfologi berkaitan dengan seluk-beluk bentuk kata serta pengaruh perubahan bentuk kata terhadap fungsi serta artinya. Singkat kata, morfologi disebut sebagai tata kata bahasa.
Sintaksis atau tata kalimat merupakan susunan morfem atau kata. Susunan kata itu terdapat di dalam ujaran yang mempunyai makna yang lebih besar dari makna leksikal setiap kata.
Oleh karena itu, penyusunan naskah diarahkan (sementara) pada pengenalan 3 bahasa besar daerah Musi Rawas. Hal ini dilatarbelakangi oleh beragamnya bahasa daerah yang dipakai di Musi Rawas. Belum ada pendidik yang benar-benar menguasai bahasa daerah Musi Rawas.
Musi Rawas, 7 Desember 2023
Salam dan Bahagia,
PakDSus
Konten ini telah tayang di Kompasiana.com dengan judul “Ada Apa dengan Modul Bahasa Daerah Musi Rawas”, Klik untuk baca:
https://www.kompasiana.com/susantogombong/6570f5d112d50f34ad3b3e03/ada-apa-dengan-modul-bahasa-daerah-musi-rawas
Kreator: Susanto (Owner blogsusanto.com)