bahasa

Selamat Jalan, Kawan!

Almarhum Usman Rasyid, S.Pd.I Sumber: Status FB Teman

Innalilahi wa inailahi rojiun. Telah meninggal dunia Pk Usman Rosyid, S.Pd.I. jam 19. 00 tadi drmh sakit AR Bunda llg. Alm adalah ASN guru PAI di SMPN Pagar Ayu.”

Itulah pesan yang saya baca di grup PGRI Musi Rawas. Ketua kami, Bapak Raslim mengirimkan untuk kami semua, anggota PGRI Kabupaten Musi Rawas.

Pak Usman Rasyid, S.Pd.I, saya sering memanggilnya dengan panggilan Mas Usman. Selain rekan guru, almarhum adalah tetangga dekat. Saya mengenalnya semenjak saya tinggal di desa D. Tegalrejo lima belas tahun lalu. Waktu itu almarhum adalah pemuda energik. Saya mengenalnya sebagai seorang MC pada acara-acara di desa: hajatan, PHBI, maupun peringatan hari besar nasional. Almarhun adalah putra tokoh masyarakat desa kami, Ustadz Muhammad Anas, muballigh yang cukup kondang di seputaran Musi Rawas dan Kota Lubuklinggau, Sumatera Selatan.

Setelah almarhum menikah, ia menempati rumah kakaknya yang akhirnya menjadi miliknya. Setiap bulan ia membayar tagihan listrik PLN-nya di  rumah. Meskipun jarang bertemu, setidaknya dalam satu bulan pasti sekali bertemu ketika membayar listrik di loket kami. Loket pembayaran listrik yang saya miliki pada awalnya adalah untuk memudahkan tetangga membayar tagihan listriknya. Pada waktu itu, membayar listrik masih dilayani di loket PLN yang pada tanggal-tanggal “rawan” selalu berjubel dan jaraknya dua kilometer dari kampung.

Usman Rasyid Guru yang Baik

Almarhun Usman Rasyid adalah guru yang baik. Tetangga yang baik, teman muda yang mudah diajak ngobrol, berbincang apa saja. Saya sering sebagai pendengar yang baik. Meskipun masih muda, pengalamannya cukup banyak. Perjalanan ke sekolah tempatnya bertugas yang jaraknya lebih dari dua puluh kilometer tentu memberinya banyak cerita. Ketika bertemu sewaktu ia membayar listrik itulah kadang ia berbagi cerita dengan saya.

Rupanya beliau adalah anak muda yang menyukai tantangan. Bapak mertuanya yang juga warga desa kami, adalah juga tokoh masyarakat. Sebelum pensiun, bapak mertuanya pernah menjabat camat. Selain bekerja di sektor formal, bapak mertua Mas Usman juga seorang pengusaha pupuk dan bahan-bahan kimia keperluan pertanian.

Bersama istrinya, almarhun Usman, pindah domisili ke desa C. Nawangsasi. O, ya. Desa di tempat kami memang diawali dengan abjad, meskipun untuk urusan administrasi abjad desa tidak dicantumkan lagi. Nah, sejak ia pindah ke desa tetangga itu dan membuka kios pertanian di sana, kami sudah jarang bertemu. Oleh karena itu, ketika saya menerima pertemanan ayahnya di Facebook, saya tahu jika ia dirawat di rumah sakit. ayahnya acapkali mengirimkan foto almarhum ketika mash dirawat dan pasca operasi. Saya diberi tahu bahwa ia mengalami sakit apendisitis.

Biasanya, sebelum pandemi, jika ada tetangga yang sakit, kami kadang berombongan menengok tetangga yang sakit ke rumah sakit. Sejak pandemi setahun lalu hingga sekarang, kami tidak berani dan rumah sakit pun membatasi pengunjung yang ingin menengok pasien. Saya mengikuti perkembangan sakit almarhun melalui media sosial ayahnya.

Sudah beberapa hari ini saya jarang membuka beranda FB saya. Biasanya setelah posting status atau link blog di FB, lalu saya tinggalkan. Oleh karena itu, setelah saya membaca komentar WA Ketua, saya segera membuka FB ayahnya. Ternyata benar dan betapa tabah sang ayah. Beliau mengunggah status dan memohon doa agar anak beliau husnul khatimah wa ahlul jannah.

 

Selamat Jalan Kawan

Selamat jalan, kawan mudaku. Doa kami mengiring kepergianmu menghadap-Nya pada bulan ini, Ramadhan hari ke-7 tahun 1442 H. Semoga engkau mendapat tempat yang layak di sisi-Nya. Terima kasih atas semua yang pernah kauberikan kepada kami. Segala salah dan khilaf, jika pun ada, sudah kami ikhlaskan.

 

Salam blogger sehat, PakDSus, https://blogsusanto.com/

D. Tegalrejo, Tugumulyo Musi Rawas, 19 April 2021

Susanto

Pendidik, Ayah 4 Orang Anak, Blogger, Penikmat Musik Keroncong.

7 thoughts on “Selamat Jalan, Kawan!

  • Pos yang baik. Saya selalu periksa weblog ini serta saya mendapat inspirasi! Kabar yang paling bermanfaat terutama sisi penutup 🙂 Saya banyak lihat informasi sesuai ini. Saya cari informasi spesifik ini buat jam yang sangatlah lama. Terima kasih atas postingannya serta mudah-mudahan sukses.

  • Umur hanya Tuhan yang tahu..tidak kenalnusia ataupun jabatan. Selamat jalan kawan semoga damai di sisiNYA.amin

  • Terima kasih doanya, Teman-teman!

  • Aamiin..semoga almathum di ampuni dosa-dosanya di terima amal ibadahnya keluarga yang di yinggal semoga di beri ketabahan dan kesabaran..aamiin

  • Keren… Master Susanto, tulisannya sangat menyayat hati. Semoga husnuh khotimah, Aamiin Ya Robalalamin

  • Herni Sunarya Banah

    Semoga Pak Usman husnul khotimah saya ikut bela sungkawa Pak D

Comments are closed.