bahasa

Tethering

Persahabatan Nungki dengan Bijey benar-benar bagai kepompong. Sebentar bertengkar, tidak lama kemudian baikan kembali. Seperti kemarin, ia dikerjai Bijey dengan jeruk masam. Hari ini mereka sudah baikan kembali.

Meskipun sering bertengkar, jika Nungki kehabisan paket, ia suka merengek minta tethering dengan Bijey. Bijey pun tidak pernah menolak dan dengan senang hati berbagi paket data.

Nungki kadang nakal. Sudah dikasih gratis malah dipakai untuk nonton Youtube. Alasan Nungki menonton video pembelajaran Pak Eko buat ngerjain tugas. Bijey tidak tahu bahwa selain menonton video gurunya, diam-diam Nungki donlot lagu Cinta dalam Hati yang dinyanyikan Jemimah.

Mungkin ini memang jalan takdirku
Mengagumi tanpa dicintai
Tak mengapa bagiku
Asalkan kau pun bahagia
Dalam hidupmu, dalam hidupmu

Telah lama kupendam perasaan ini
Menunggu hatimu, menyambut diriku
Tak mengapa bagiku
Mencintaimu pun adalah
Bahagia untukku, bahagia untukku
Ohhh

Kuingin kau tahu,
Diriku di sini menanti dirimu
Meski kutunggu hingga ujung waktuku
dan berharap rasa ini ‘kan abadi untuk selamanya

Dan ijinkan aku memeluk dirimu kali ini saja
‘tuk ucapkan selamat tinggal tuk selamanya
Dan biarkan rasa ini bahagia
Untuk sekejap saja

Dan ijinkan aku memeluk dirimu kali ini saja
‘tuk ucapkan selamat tinggal untuk selamanya
Dan biarkan rasa ini bahagia
Untuk sekejap saja

“Bijey, makasih ya tetringnya. Hmmm, tahu nggak sih arti tethering?” tiba-tiba Nungki bertanya.

“Ya kayak kamu itu, minjem paket aku. Iya ‘kan?”

“He he he … iya bener, Sayang.”

“Apa? Sayang?” Bijey mendelik.

“Ups, bukan begitu. Keceplosan, maksud aku, jawaban kamu benar. Tethering itu memanfaatkan sebuah perangkat untuk mengakses internet dalam perangkat seperti smartphone atau komputer. Singkatnya, meminjam koneksi internet dari perangkat lainnya. Sekali lagi, terima kasih ya, Jay,” jelas Nungki. Panggilan kepada sahabatnya itu sengaja ia ucapkan dengan samar.

Setelah itu, ia segera beranjak dari bangku kesayangannya. Bangku samping gardu bikinan Pak RT. Bibirnya bergumam, “Jemimah ….”
Nungki sambil berlari kecil meninggalkan Bijey.

Bijey terbengong, Telinga mendengar Nungki memanggilnya “Say”.

Susanto

Pendidik, Ayah 4 Orang Anak, Blogger, Penikmat Musik Keroncong.

20 thoughts on “Tethering

Comments are closed.