artikel

Begini Pelaksanaan, Asesmen, dan Pelaporan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila di SD

Contoh perayaan hasil belajar P5 (https://www.youtube.com/watch?v=Kp5Sn3foo1g)

BLOGSUSANTO.COM – Beberapa hari terakhir, saya mendapat pesan WatsApp (WA) dari teman-teman tentang Rapor P5. Teman-teman pendidik kelas satu maupun kelas empat yang tahun ini baru pertama kali melaksanakan Kurikulum Merdeka bingung tentang P5, terutama rapor P5 semester satu.

Kebingungan mereka di antaranya tentang Rapor P5 semester satu, dibagikan atau tidak?

Sebelum menjawab mari kita tinjau sekilas tentang P5 (Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila) dengan teknik ASDIKAMBA. Teknik ASDIKAMBA adalah menjawab atau menguraikan berdasarkan pertanyaan Apa, Siapa, Di mana, Kapan, Mengapa, dan Bagaimana.

Profil pelajar Pancasila adalah karakter dan kemampuan yang dibangun dalam keseharian dan dihidupkan dalam diri setiap individu peserta didik melalui budaya satuan pendidikan, pembelajaran intrakurikuler, projek penguatan profl pelajar Pancasila, dan ekstrakurikuler.

Projek penguatan profil pelajar Pancasila merupakan salah satu sarana pencapaian profil pelajar Pancasila. Kegiatan ini memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk “mengalami pengetahuan” sebagai proses penguatan karakter sekaligus kesempatan untuk belajar dari lingkungan sekitarnya.

Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila merupakan kegiatan pembelajaran. Kegiatan pembelajaran ini berbasis projek yang yang dirancang untuk menguatkan upaya pencapaian kompetensi dan karakter.

Karakter yang dimaksud adalah karakter yang sesuai dengan profil pelajar Pancasila. Seperti diketahui Profil Pelajar Pancasila memiliki 6 dimensi: beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan berakhlak mulia, berkebinekaan global, gotong royong, mandiri, kreatif, dan bernalar kritis.

Pelaksanaan projek penguatan profil pelajar Pancasila berupa berbagai aktivitas berbasis projek sebagai unit pembelajaran yang terintegrasi. Oleh karena itu, tidak ada lagi sekat antar-mata pelajaran.

Alokasi waktu yang dibutuhkan untuk melaksanakan P5 adalah 20 hingga 30 persen dari total alokasi jam pelajaran selama 1 (satu) tahun. Dalam struktur kurikulum SD, alokasi P5 per tahun adalah 252 jam. Jadi, alokasi waktu setiap minggunya adalah 7 jam pelajaran. Sedangkan alokasi waktu untuk SMP kelas 7 dan 8 adalah 10 jam, sedangkan untuk kelas 9 adalah 9 jam pelajaran per minggunya.

Satuan pendidikan melaksanakan P5 berupa serangkaian kegiatan berupa penjabaran tema-tema yang ditetapkan oleh pemerintah. Satuan pendidikan melaksanakan projek sesuai dengan konteks wilayah serta karakteristik peserta didik.

Satuan pendidikan melaksanakan P5 melalui beberapa tahap, yaitu:
a. Tahap Perencanaan Projek
b. Tahap Pelaksanaan Projek
c. Tahap Pengolahan Hasil Asesmen Projek
d. Tahap Pelaporan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila

Ada beberapa kegiatan pada tahap perencanaan, di antaranya:

a. Menentukan tema dan dimensi yang akan dikembangkan pada setiap tema.
b. Memilih, mengadaptasi, dan mengembangkan modul projek
c. Fase A, B, atau C di SD memilih paling banyak 2 tema dari 7 tema yang disediakan pemerintah
d. Menentukan topik spesifik, yang diturunkan dari tema besar yang telah dipilih
e. Menentukan jenis, teknik, bentuk instrumen asesmen
f. Menentukan waktu pelaksanaan asesmen projek berdasarkan karakteristik dan tujuan kegiatan projek.

Pada tahap pelaksanaan P5, ada beberapa hal yang harus diperhatikan.

a. Kegiatan dan asesmen projek dilaksanakan oleh satuan pendidikan secara terpadu.
b. Melaksanakan kegiatan projek sesuai dengan tema, topik, alokasi waktu, modul projek yang telah ditetapkan.
c. melaksanakan asesmen menggunakan jenis, teknik, dan bentuk instrumen yang sesuai

Asesmen yang dilakukan secara terpadu pada tahap pelaksanaan hasilnya berupa catatan tentang pengetahuan, keterampilan, dan sikap peserta didik. Pendidik memanfaatkan hasil asesmen projek ini sebagai bahan refleksi pencapaian profil pelajar Pancasila.

Peserta didik memanfaatkan hasil asesmen projek sebagai umpan balik untuk mengetahui kekuatan dan hal yang perlu ditingkatkan. Selain itu, untuk menstimulasi pola pikir bertumbuh dalam upaya pencapaian profil pelajar Pancasila.

Pencapaian profil pelajar Pancasila dapat dilihat dari hasil asesmen projek berupa predikat: belum berkembang, mulai berkembang, berkembang sesuai harapan, dan sangat berkembang.

Belum berkembang, artinya peserta didik masih membutuhkan bimbingan dalam mengembangkan kemampuan. Mulai berkembang artinya, peserta didik mulai mengembangkan kemampuan, namun masih belum ajek. Berkembang sesuai harapan, peserta didik mengembangkan kemampuan hinga berada dalam keadaan ajek. Sangat berkembang, peserta didik mengembangkan kemampuannya melampaui harapan.

Pelaporan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila mencakup 2 hal, yaitu pelaporan belajar dan pelaporan hasil belajar. Pelaporan proses peserta didik ketika melaksanakan proyek, itulah pelaporan belajar. Sedangkan pelaporan hasil belajar adalah pelaporan hasil P5 dalam bentuk laporan pencapaian (rapor) projek penguatan profil pelajar Pancasila. Pelaporan hasil belajar disampaikan pada akhir tahun.

Pelaporan belajar disampaikan dalam bentuk portofolio dan perayaan hasil belajar projek. Portofolio adalah kumpulan hasil penilaian, penghargaan, atau karya peserta didik. Yang mengumpulkan adalah peserta didik dengan bantuan pendidik. Portofolio menjadi cermin perkembangan peserta didik dalam kurun waktu tertentu.

Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila, selanjutnya saya sebut sebagai projek P5 (meskipun P yang pertama pada P5 adalah kependekan dari projek).

Dalam melaksanakan projek P5, pendidik melakukan asesmen formatif, bukan? Hasil asesmen formatif peserta didik dapat berupa lembar jawaban, daftar cek, karya tulis, berkas audio atau video.

Ketika peserta didik melaksanakan kegiatan projek dari tema tertentu, mungkin mereka mengambil gambar (memfoto), foto-foto tersebut dikumpulkan. Dapat juga berupa catatan-catatan yang diisikan peserta didik pada lembar pengamatan.

Penilaian diri terhadap proses kegiatan, misalnya: saya sudah mampu bekerja sama dengan teman, saya belum mahir ketika membuat keranjang sampah tetapi berkat bantuan anggota kelompok akhirnya keranjang sampah selesai dibuat, dan sebagainya.

Yang perlu digarisbawahi adalah, protofolio dilakukan oleh murid bukan sesuatu yang dilakukan guru terhadap murid.

Ketercapaian peserta didik terhadap projek P5 yang dilaksanakan perlu dirayakan. Perayaan jangan diartikan sebagai pesta atau pentas seni.

Perayaan hasil belajar projek dilakukan dengan tujuan memberikan penghargaan kepada peserta didik maupun kontribusi dari para pengajar beserta staf pada satuan pendidikan.

Perayaan tersebut dapat berbentuk pameran pendidikan atau hasil karya dari projek yang diselesaikan peserta didik. Dapat juga dilakukan dalam bentuk presentasi projek para peserta didik. Hal itu dilakukan agar mereka dapat lebih banyak memahami ragam aktivitas yang harus dilakukan oleh tim pelaksana projek.

Jadi, selebrasi yang dilakukan tidak dalam bentuk yang mewah. Sederhana saja, namun berkesan dan memiliki esensi bagi peserta didik maupun target audience.

Ruang yang dilakukan pun bukan berbentuk panggung khusus melainkan memanfaatkan ruang yang ada dengan pengaturan sedemikian rupa agar tata letak penempatan karya, papan apresiasi, dan penempatan tim presentasi harmonis.

Itulah, sekelumit tentang projek P5 yang dapat dilakukan oleh satuan pendidikan sesuai dengan Panduan Pelaksanaan P5 dan Keputusan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia Nomor 371/M/2021 tentang Program Sekolah Penggerak.

Musi Rawas, 12 Desember 2023
Salam dan Bahagia,
PakDSus, guru biasa saja

Susanto

Pendidik, Ayah 4 Orang Anak, Blogger, Penikmat Musik Keroncong.

9 thoughts on “Begini Pelaksanaan, Asesmen, dan Pelaporan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila di SD

  • Terima kasih atas kunjungan dan komentar yang diberikan.

  • Sama-sama, Bu. Alhamdulillaah jika bermanfaat.

  • Terima kasih kembali, Pak Fendi.

  • Mtrnuwun pakde. Mantap iki pencerahan. Smoga pkD selalu sehat agr sslu bisa berbagi. Amiin

  • Terima kasih ilmunya pakD Sus,
    Artikel ini sangat bermanfaat bagi
    kami.
    Sehat2 dan sukses selalu pakD…

  • Nur wahidatul Khasanah

    terima kasih pakde ilmu yang sangat bermanfaat

Comments are closed.