Merajut Mimpi Sang Pecinta Literasi

BLOGSUSANTO.COM – Guru pecinta literasi berkumpul dalam grup WA bertajuk Guru Pecinta Literasi Musi Rawas. Bertindak selaku Admin grup adalah Susanto (Guru Kelas SDN Mardiharjo) dan Desy Arisandi (Guru Bahasa Indonesia SMPN L. Sidoharjo).
Berawal dari obrolan di darat ketika bertemu di Kantor Dinas dan di SMP L. Sidoharjo maupun percakapan melalui WA, kami berdua memiliki kegelisahan yang sama berkaitan dengan kegiatan literasi, khususnya literasi baca dan tulis.
Hingga suatu saat kami berbincang seputar komunitas belajar.

Akhirnya, pada hari Selasa (05/12/2023) dinihari pukul 00.22 saya membuat Grup WA dengan nama Guru Pecinta Literasi Musi Rawas. WhatsApp pun mencatat dalam deskripsi Grup.

Pada saat itu, saya belum memikirkan logo komunitas.
Lalu, saya teringat dengan salah teman maya di WA. Beliau sesama narasumber di KBMN (Komunitas Belajar Menulis Nusantara) asuhan Omjay (Dr. Wijaya Kusumah, M.Pd.).

Orang yang saya maksud adalah NDY (Nur Dwi Yanti). Kepada beliau saya meminta dibuatkan logo. Dengan senang hati NDY membuatkan logo dan saya terima sebagai logo grup WA. Tidak hanya gambar, saya pun diberi penjelasan arti gambar yang ada.
Satu bulan pertama, komunitas pecinta literasi itu belum ada kegiatan yang berarti. Kegiatan masih berkisar pada berbagi tulisan di grup, mengajak mengikuti kegiatan salah satu Grup Literasi, dan mengisi database keanggotaan. Pertengahan Desember hingga tahun baru, para guru masih fokus dengan liburan.
Merajut Mimpi Pecinta Literasi
Tanggal 5 Januari 2014, Grup WA genap berusia satu bulan. Pada tanggal yang sama, saya mendapat pesan WA.
Selamat pagi, Pak Susanto
Perkenalkan saya, Dika dari Benny Institute. Bersamaan dengan ini kami mengundang Bapak untuk datang pada kegiatan 11 Tahun Benny Institute, tanggal 07 Januari 2024.
Berikut kami lampirkan surat undangan beserta detail acaranya.
Besar harapan kami Bapak bisa datang pada acara kami.
Mohon konfirmasi kehadirannya ya Pak.
Terima kasih.
Pesan dari Tim Benny Institute itu tentu membuat saya bangga. Pesan Mas Dika pun saya balas dan membagikan undangannya kepada teman-teman di grup. Saya sendiri baru bisa hadir pada acara tersebut pada Minggu (07/12/2024) pukul 15.00 WIB pada sesi ketiga.
Di sana, tentu saja saya bertemu dengan Bu Desy Arisandi, apalagi beliau salah satu penulis dalam buku antologi yang dibincangkan sore itu. Saya pun bertemu dengan sang Direktur yang juga sastrawan nasional, Benny Arnas.
Selesai acara, sebelum pulang kami bersepakat untuk bertemu di sekolah Bu Desy dan mengajak rekan Guru Penggerak sahabat saya, Bu Elpi Arida.
Setelah menemui kepala sekolah dan diizinkan berdiskusi, kami menuju ke ruang perpustakaan untuk membincangkan kelanjutan komunitas yang baru berumur satu bulan itu.
Setelah berdiskusi, kami bersepakat untuk merencanakan pertemuan secara virtual dengan seluruh anggota grup. Di sana akan kami bahas tentang: latar belakang, visi, misi, AD/ART, Rencana Kepengurusan, Rencana Kegiatan Harian, dan program literasi lainnya.
Pada pertemuan daring itu diagendakan untuk membuat acara Lounching GPLM, mungkin bekerja sama dengan MGMP Bahasa Indonesia yang terlebih dulu memiliki legalitas organisasi. Kami ingin agar komunitas GPLM (Guru Pecinta Literasi Musi Rawas) dapat disahkan oleh Dinas Pendidikan menjadi wadah Komunitas Belajar Literasi sekaligus Komunitas Pecinta Literasi.
Untuk sementara, GPLM (Guru Pecinta Literasi Musi Rawas), masih fokus pada literasi baca tulis, meskipun pada kegiatan berikutnya kami ingin bergerak juga mengembangkan 5 bidang literasi lainnya, yaitu: 1) literasi numerasi, 2) literasi sains, 3) literasi Digital, 4) Literasi Finansial, dan 5) Literasi Budaya dan Kewargaan.
Itulah mimpi yang sedang kami rajut agar mimpi itu tidak sekadar mimpi, tetapi menjadi sebuah kenyataan. Meskipun tidak banyak, sejumput sumbangsih semoga dapat kami berikan dalam membangun negeri.***
Selamat dan sukses terbentuknya komunitas GPLMR (Guru Pecinta Literasi Musi Rawas)..
Wah, senang rasanya bisa menjadi Anggota komunitas GPLM. Komunitas yang di dalamnya banyak pakar penulis hebat. Ini saatnya kita belajar dan menambah ilmu pengetahuan kita tentang bagaimana menjadi seorang penulis yang handal, bagaimana menumbuhkan rasa percaya diri dalam menulis dan mengeksposnya sehingga bisa dibaca orang lain. Selama ini kita tidak mau mengekspos tulisan kita karena dibayang-bayangi dengan rasa takut. Takut diejek, takut tulisannya tidak menarik dan banyak lagi. Melalui komunitas ini saya yakin dan percaya pak De Susanto dan Sahabat saya Desy Arisandi bisa mewujudkan impian kita menjadi penulis hebat yang berani membeberkan tulisannya di media manapun tanpa ada rasa takut dan tidak Percaya Diri. Salam Literasi.
Wah, senang rasanya bisa menjadi anggota dari komunitas GPLM. komunitas yang di dalamnya banyak para pakar penulis hebat. ini saatnya untuk belajar, menambah ilmu pengetahuan tentang bagaimana menjadi seorang penulis yang handal. menumbuhkan rasa percaya diri dalam menulis dan mengeksposnya agar bisa dibaca orang lain. Saya yakin dan percaya bahwa Pak De Sus dan Ibu Desy Arisandi bisa membawa kita untuk mewujudkan impian ini.
Paket literasi komplet. Semoga sukses. Amin ..
Mantap, sukses pak De
Sebagai anggota pencinta literasi Musi Rawas saya setuju dengan harapan dan mimpi’ yg disampaikan admin Pakdesus saya siap membantu kegiatan praktik baik berliterasi ini, apalagi sudah menjadi bagian profesi saya Bahasa Indonesia dan seni. Tentunya hal ini menjadi wadah tumbuh kembang kompetensi saya dan rekan-rekan seperjuangan yang cinta literasi
Lanjutkan pakdesus semoga niat baik ini berjalan dengan lancar dan sukses selalu aamiin
Semangatmu semangatku
Masya Allah, saya pun terharu membaca tulisannya Pakde. Satu mimpi berlanjut pada satu aksi. Bismillahsehat selalu ya Pak
Sukses Pak De
Ini catatan yang bersejarah terkait berdirinya komunitas literasi Musi Rawas. Mudah2an ke delan hidupnya makin moncer dan gemilang.