bahasa

Penghapus Dosa (Pentigraf)

Belajar membuat pentigraf. Setelah teori pentigraf saya baca dan dokumentasikan, saatnya action. Pembaca, mohon tulisan ini dikurasi dan berikan komentar terbaik agar bisa saya perbaiki.

Penghapus Dosa

Bejo membuka hape. Ia membaca berita tentang sabun tanah anti najis. Sabun buatan Institut Teknologi Bandung (ITB) dan Rumah Inovasi Natura dibuat sebagai pengganti tanah dalam mensucikan tubuh dari kategori najis yang paling berat. Selesai membaca berita itu, Bejo lalu menutup hapenya.

“Jo, pesan satu, ya! Cuman dua puluh lima ribu, kok!” tulis Jastomo di WA-nya. Ini pesan ketiga Jastomo yang memintanya untuk ikut membeli sabun penghilang najis itu. Pesan dengan kalimat yang sama dengan pesan sebelumnya itu dibacanya di balik tembok masjid pasar. Tangan kanan membuka hape, tangan kiri Bejo menimang sebuah kalung emas. Ia baru saja melakukan aksi mengambil paksa kalung dari leher gadis cilik yang digandeng ibunya di pasar bedug tadi. Bejo berhasil berlari dan menyelinap di kerumunan orang yang berdesakan belanja takjil dan aneka sayur matang. Menjambret. Sore ini pekerjaan nista itu ia lakukan kembali.

Waktu Asar tiba. Dari balik tembok tempatnya berdiri mengalun suara azan. Bejo biasa mendengarnya. Akan tetapi sore ini, suara azan yang ia dengar lain dari biasanya. Suara muazin sore ini sangat merdu. Larik larik lafaz adzan dilantunkan dengan nada dan suara yang lain dari biasanya. Hati Bejo bergetar bersamaan dengan getar hape yang berisi pesan dari Jastomo. Pesan itu lagi. Bergegas Bejo mengetik: Jika ada sabun penghapus dosa, AKU BORONG SEMUA!

Musi Rawas, 07 April 2022

Salam sehat!
PakDSus
Blogger Guru Musi Rawas

Susanto

Pendidik, Ayah 4 Orang Anak, Blogger, Penikmat Musik Keroncong.

5 thoughts on “Penghapus Dosa (Pentigraf)

  • Mantap Pentigrafnya Pak. D. Tentang jumlah kata dalam pentigraf pada tulisan pak D begitu pas 210 kata. Kata ini adalah batas, yang jika dikurasi pak Tengsoe adalah batas maksimal toleransinya. Karenanya agar tidak melanggar batas, saat ini saya lebih suka menulis kurang dari 210 kata. Lanjut Pak D. Salam Literasi. Salam

  • Bilangin Bejo ngga usah pakai sabun, pakai air saja. Air wudhu maksudnya………………………

  • Emak juga mau ngaborong kalau ada ha…Keren tulisannya ,mau coba menulis pentigraf harus jumlah kata 210 ???

Comments are closed.